Sponsors Link

10 Makanan untuk Jantung Rematik dan Panduan Olahraga yang Aman

Sponsors Link

Rheumatic heart disease (RHD) atau jantung rematik adalah kelainan pada katup jantung yang menebal, penyatuan jaringan yang salah, juga pemendekan dan penebalan tali tendus karena fibrosis. Sebenarnya fibrosis sendiri adalah sistem auto-imun tubuh dalam merespon luka atau infeksi, akan tetapi fibrosis infeksi pada katup jantung bukanlah hal yang baik. Jantung rematik ini umumnya menyerang pada usia anak-anak hingga remaja yang disebabkan oleh demam rematik akut akibat infeksi streptococcal dari bakteri streptococcus pyogenes, sebagaimana dilansir dari world-heart-federation.org. Bagi penderita perlu dicatat beberapa makanan untuk jantung rematik, seperti berikut ini:

ads

Baca juga: Pantangan Makanan Jantung Rematik.

Makanan untuk Jantung Rematik

Jangan berpikir bahwa makanan sehat itu pilihannya sedikit dan tidak enak, banyak makanan sehat yang dapat Anda jadikan menu harian untuk menyehatkan jantung rematik agar tidak semakin parah, malah dapat mengurangi gejalanya, diantaranya yaitu:

Baca juga: Makanan untuk Anak Sakit Jantung, Suplemen Jantung Terbaik

1. Serat

Serat mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dengan cara mengikatnya di dalam saluran pencernaan sehingga tubuh tidak bisa menyerapnya. Sumber serat yang baik adalah beras merah, oatmeal, cereal, buah-buahan, sayur-sayuran, dll. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari serat, sebaiknya Anda mengolahnya dari bahan mentah sendiri, karena produk serat instan umumnya telah ditambahkan dengan bahan yang tidak sehat seperti gula atau sodium.

2. Buah dan Sayuran Segar

Selain serat, buah dan sayur juga tinggi akan antioksidan, vitamin, dan mineral. Contoh antioksidan yang baik untuk jantung adalah antosianin dan flavonoid yang membantu menurunkan resiko serangan jantung karena mengurangi tekanan darah dan memperbesar pembuluh darah. Antosianin dapat ditemukan pada buah atau sayur berwarna biru, merah, dan ungu.

Vitamin C yang terdapat pada buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon, atau jeruk bali juga baik untuk pembuluh darah, buah-buahan ini pun mengandung flavonoid. Tetapi konsumsi atau olah dari buahnya langsung karena produk jeruk pabrikan biasanya sudah ditambah dengan pengawet dan pemanis berlebih.

Baca juga: Daftar Makanan Pasca Pemasangan Ring Jantung

3. Teh Hijau

Teh hijau sangat baik sebagai makanan untuk jantung rematik, karena anti oksidan katekin dapat menekan resiko penyakit jantung dan stroke, dengan asupan harian empat cangkir sehari.

4. Dark Chocolate

Dark chocolate adalah produk coklat dengan kandungan cacao sekitar 60-70%. Kelebihan dark chocolate sebagai makanan untuk jantung rematik berada di kandungan polifenolnya yang mampu menurunkan tekanan darah, penggumpalan darah, dan peradangan pembuluh darah. Perlu diingat bahwa produk coklat selain dark chocolate tidak dapat memberi manfaat untuk jantung, malah meningkatkan resiko diabetes.

Baca juga: Manfaat Mengkudu untuk Jantung, Jus untuk Jantung Tersumbat

5. Kacang-Kacangan

Jenis kacang-kacangan seperti walnut, almond, dan pistachio adalah makanan untuk jantung rematik dengan serat yang tinggi dan vitamin E yang dapat menurunkan kadar LDL. Khusus untuk walnut, kacang satu ini mengandung omega-3 jenis ALA. Sedangkan kedelai beserta produk olahannya (tahu dan tempe) bisa menjadi sumber protein pengganti yang juga mengandung serat, vitamin, dan mineral.

6. Bawang Putih dan Bawang Merah

Bawang putih dan bawang merah termasuk dalam genus allium, dan telah ada bersama perkembangan sejarah manusia. Kandungan bawang sendiri yaitu karbohidrat, senyawa sulfur, protein, asam amino, saponin, potasium, zink, selenium, kalsium, magnesium, sodium, zat besi, manganese, vitamin B kompleks, vitamin A dan C. Bawang ini telah terbukti ilmiah mampu mengurangi plak dalam arteri, menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan mencegah penggumpalan darah dalam pembuluh darah.

Baca juga: Makanan untuk Penderita Aritmia Jantung

7. Air Putih

Sebenarnya kebutuhan harian cairan seseorang berbeda, tidak harus 2 liter sehari, tergantung pada kegiatan, namun untuk penderita jantung rematik, 2 liter sehari dapat membantu metabolisme dan membantu membuang zat-zat sisa dari dalam tubuh.

Sponsors Link

8. Omega-3

Omega-3 sangat baik untuk jantung karena dapat mempercepat kesembuhan radang kronik, mencegah penggumpalan darah dalam pembuluh darah, menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah, mengatasi aritmia, serta mengurangi penumpukan plak dalam pembuluh darah. Sumber omega-3 terbaik ialah salmon, sarden, tuna, atau ikan berlemak lain. Selain itu Anda juga bisa menggantinya dengan suplemen omega-3 yang mudah didapatkan di pasaran, hanya saja pastikan suplemen omega-3 berasal dari pabrik atau distributor resmi dan terpercaya, jangan membeli suplemen omega-3 yang berharga di bawah pasaran.

Baca juga: Manfaat Omega-3 untuk Jantung

9. Polong-Polongan

Keluarga polong-polongan dapat menjadi alternatif pengganti protein yang bebas lemak jenuh, selain itu juga polong-polongan ini mampu mengontrol kadar gula darah untuk menderita diabetes. Contoh polong-polongan adalah buncis, kacang polong, dan miju-miju.

10. Minyak Zaitun Extra Virgin

Minyak zaitun berfungsi untuk menurunkan kadar LDL dan gula darah, serta kerap ditemui dalam menu diet mediterania. Diet mediterania sendiri diklaim sebagai diet terbaik untuk jantung karena diet ini menganut pemilihan menu-menu yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Baca juga:

Aktivitas yang Baik untuk Jantung Rematik

Hanya karena Anda memiliki kelainan katup jantung dari jantung rematik bukan berarti Anda tidak bisa beraktivitas. Menjalani diet jantung rematik sudah baik, akan lebih baik lagi bila dilengkapi dengan aktivitas yang mampu meningkatkan kesehatan jantung Anda, yaitu olahraga. Manfaat olahraga yang akan didapatkan, diantaranya adalah:

  • Memperkuat jantung dan sistem kerjanya.
  • Meningkatkan sirkulasi dan membantu tubuh menggunakan oksigen dengan lebih baik.
  • Mengurangi resiko kelainan jantung memburuk.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Menurunkan kadar kolesterol.
Sponsors Link

Baca juga: Olahraga untuk Aritmia Jantung, Manfaat Senam untuk Jantung

Sebelum menjalani olahraga, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter jantung Anda, karena ia bisa memberi masukan mengenai seberat apa olahraga yang bisa Anda lakukan, jumlah jam dan jadwal per minggu, jenis olahraga, jenis olahraga apa yang harus dihindari, adakah jam untuk meminum obat sekitar waktu olahraga, atau apakah harus menghitung denyut nadi saat olahraga.

Intinya penderita jantung rematik dapat memilih jenis olahraga apapun kecuali tipe isometrik seperti push up, pull up, dan sit up. Serta ada beberapa cacatan untuk selalu diingat, yaitu:

  • Hindari olahraga luar ruangan ketika cuaca dingin, panas, atau lembab. Udara lembab membuat penderita jantung rematik cepat lelah, sedangkan cuaca dingin dan panas dapat mempengaruhi sistem sirkulasi darah.
  • Tetap terhidrasi. Jangan menunggu haus untuk minum, minum secara berkala selama olahraga, tetapi ingat pula untuk tidak meminum banyak air sekaligus.
  • Jangan langsung melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, naikkan intensitas secara berkala, termasuk jika Anda telah berhenti olahraga walau hanya beberapa hari.
  • Jangan dulu berolahraga jika Anda merasa sedang tidak enak badan, istirahat dahulu selama beberapa hari, hingga Anda kembali merasa fit sebelum kembali berolahraga.
  • Berhenti berolahraga jika Anda kelelahan, nafas pendek, detak jantung tidak teratur, nyeri dada, atau pingsan. Minta bantuan keluarga atau hubungi dokter.

Baca juga: Dampak Cangkok Jantung, Penyakit Jantung Tiroid, CT Scan Jantung

Walau telah divonis dengan jantung rematik, bukan berarti Anda terlambat untuk menjaga kesehatan jantung. Tetaplah konsisten dengan menu-menu ramah jantung, jauhi makanan yang memperburuk kondisi jantung, serta jalani olahraga rutin namun terkontrol.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan