Sponsors Link

3 Penyebab Denyut Jantung Lemah Perlu Diketahui!

Sponsors Link

Penyakit jantung. Apa sih yang muncul di benak kalian ketika mendengar penyakit yang satu ini? Yup, penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang menjadi momok banyak orang karena penyakit ini tidak membutuhkan waktu lama untuk memperparah keadaan seseorang dan apabila dibiarkan begitu saja maka dapat menyebabkan kematian. Bukan rahasia lagi jika penyakit jantung merupakan suatu penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan oleh sebab itu lah kita harus lebih menjaga kesehatan untuk meminimalisir datangnya penyakit jantung sewaktu-waktu. Pasti tidak ada kan di antara kita yang ingin mengalami penyakit jantung ini?

ads

Pola makan yang buruk, kurang berolahraga, stres, kurangnya waktu tidur merupakan beberapa pemicu datangnya penyakit jantung pada diri kita. Yup, mengalami stres secara terus menerus tentu saja mempengaruhi keadaan hormon pada tubuh kita dan lambat laun hal ini akan mempengaruhi kesehatan kita – bahkan bisa membahayakan kesehatan jantung. Bukan hanya faktor stres saja, tidur merupakan kebutuhan hal yang sangat penting untuk tubuh kita karena tubuh kita memerlukan istirahat setelah tubuh kita beraktivitas seharian. Ketika tubuh kita tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja tubuh kita keesokan harinya dan apabila kita membiarkan hal ini terjadi terus menerus tentu saja hal ini akan berdampak fatal – dan salah satunya adalah mempengaruhi kinerja jantung kita alias akan mengundang penyakit jantung untuk menghantui tubuh kita. Dampak yang sangat fatal bukan?

Bukan rahasia lagi pastinya jika penyakit jantung terdiri dari berbagai jenis, dan kita perlu mengetahui gejalanya dengan pasti agar penanganan yang kita berikan juga tepat dan hasil yang kita dapat dari penanganan ini pun bisa optimal alias tidak sia-sia belaka. Berbagai tindakan alias penanganan bisa kita berikan untuk mencegah penyakit jantung bertambah parah, seperti dengan memberikan obat di apotik yang pastinya sudah dengan petunjuk dari ahli atau dokter, ataupun dengan metode yang saat ini menjadi favorit masyarakat; yaitu dengan memanfaatkan berbagai bahan alami. Kok bisa? Memangnya berbagai bahan alami ini sama efektifnya dengan menggunakan mengonsumsi obat yang memang dikhususkan untuk penderita jantung ya? Eits jangan salah, meskipun kedengarannya sepele, berbagai bahan alami pastinya tidak kalah khasiatnya dengan obat untuk mengobati penyakit jantung kita. Contohnya saja  ataupun yang pastinya perlu kita coba dan sayang untuk dilewatkan mengingat berbagai bahan alami tidak akan menimbulkan efek samping apapun meskipun digunakan dalam kurun waktu yang panjang.

Seperti yang kita bahas sebelumnya, jenis penyakit jantung sendiri bermacam-macam dan kita perlu mengetahui jenis penyakit jantung apa yang sedang kita alami sehingga kita bisa memberikan penanganan yang tepat. Nah pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satu jenis permasalahan jantung yang pastinya tidak asing lagi di telinga kita – yaitu denyut jantung lemah. Memangnya kapan sih denyut jantung seseorang dikatakan normal? Apa akibatnya jika denyut jantung seseorang terlalu lemah? Lalu sebenarnya apa sih penyebab denyut jantung seseorang menjadi lebih lemah daripada kebanyakan orang lainnya? Nah daripada semakin penasaran mengenai denyut jantung lemah, yuk mending kita simak penjelasan yang satu ini!

Bradikardia

Bradikardia? Apa sih itu? Bradikardia adalah nama lain dari denyut jantung lemah, di mana jumlah denyut jantung kita berada dari kata denyut jantung normal; lebih tepatnya orang dengan kondisi bradikardia ini jumlah denyut jantungnya tiap menit bisa kurang dari 60 kali. Sebenarnya bagaimana sih cara menghitung detak jantung seseorang? Denyut nadi merupakan kontraksi arteri terhadap detak jantung, sehingga kadar denyut nadi normal seseorang bisa dikatakan sama saja dengan jumlah denyut jantung orang tiap menitnya. Untuk mengetakan denyut nadi seseorang normal kita harus mengukurnya pada saat yang tepat pula, karena ketika kita dalam kondisi beristirahat tentu saja hal ini berbeda ketika kita dalam kondisi sibuk beraktivitas.

Berdasarkan berbagai penelitian, denyut nadi seseorang dikatakan normal apabila jumlahnya berkisar antara 50 hingga 70 kali per menit, dan apabila jumlah denyut nadi seseorang melebihi kadar ini alias berada pada batas cepat, maka hal ini menandakan kinerja jantung seseorang tidak normal. Penyebab denyut nadi seseorang menjadi cepat pun bermacam-macam, seperti akibat dari mengonsumsi obat-obatan, alkohol, kafein, bahkan juga bisa disebabkan oleh stres. Lalu bagaimana dengan penyebab denyut nadi lemah? Apa yang menjadi pemicunya, dan apakah kita bisa menghindari hal tersebut terjadi? Berikut adalah beberapa faktor penyebab denyut jantung lemah yang harus kita ketahui:

1.Ketikdakseimbangan elektrolit tubuh

Elektrolit merupakan zat dalam tubuh yang berfungsi untuk menghantarkan listrik ke seluruh sel agar tubuh dapat bekerja degan normal. Ketika tubuh mengalami ketidakseimbangan elektrolit alias tubuh tidak mendapat asupan elektrolit yang cukup maka hal ini akan menimbulkan terjadinya permasalahan pada pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam darah merah. Bukan hanya itu saja, ketidakseimbangan elektrolit ini juga akan memengaruhi metabolisme dan kebugaran tubuh dan hal ini berarti tubuh akan semakin rentan alias mudah terserang penyakit. Seseorang yang mengalami ketidakseimbangan elektrolit biasanya menunjukkan gejala mual yang tidak kunjung sembuh, sakit kepala, bahkan bisa juga mengalami koma.

2. Hipotiroid

Hipotirioid merupakan kelainan yang terjadi pada kelenjar tiroid dan ketika hal ini terjadi maka kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan jumlah hormon yang cukup untuk tubuh. Memangnya seberapa penting sih hormon yang diproduksi kelenjar tiroid ini? Eits jangan salah, hormon ini merupakan hormon yang sangat penting dan berfungsi untuk mengatur berbagai proses metabolisme tubuh seperti untuk mengatur suhu tubuh, pembakaran kalori tubuh, serta detak jantung. Ketika seseorang mengalami hipotiroid, mereka bukan saja hanya mengalami denyut nadi yang melambat namun juga beberapa gejala lainnya yang mengganggu kinerja tubuh seperti: penglihatan kabur, lebih cepat merasa lelah, mengalami gangguan ingatan, bahkan kadar kolesterol jahat yang meningkat secara drastis.

3. Komplikasi saat pembedahan jantung

Seperti yang kita tahu, tidak semua pembedahan dapat berjalan lancar dan hal ini juga berlaku untuk pembedahan alias ketika operasi jantung berlangsung. Ketika operasi jantung mengalami permasalahan atau terhambat, hal ini akan menimbulkan stroke ataupun kejang. Bukan hanya itu saja, apabila komplikasi ini cukup parah maka dapat menyebabkan timbulnya gangguan juga pada sistem saraf pusat dan perifer. Meskipun pembedahan jantung ini berisiko, kita tidak perlu menjadi takut karena terjadinya kegagalan ini risikonya sangat kecil dan cenderung dialami bagi mereka yang sudah berusia lanjut.

Sponsors Link

Nah itu tadi adalah beberapa penyebab denyut jantung lemah yang harus kita ketahui. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai hal-hal yang dapat memicu penyebab denyut jantung lemah ini? Untuk menghindari hal ini terjadi, kita perlu memulai pola hidup yang lebih sehat seperti dengan mengonsumsi makanan yang menguatkan jantung dan rutin melakukan olahraga penguat jantung yang pastinya bukan suatu hal yang sulit untuk dilakukan. So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat dari sebelumnya? Yuk lebih sayangi diri kita dari sekarang!

 

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Penyebab