Sponsors Link

Jantung Sering Berdebar dan Susah Tidur: Penyebab dan Penanganan

Sponsors Link

Palpitasi. Apa sih yang kalian ingat mengenai penyakit yang satu ini? Apakah kalian ingat jika penyakit palpitasi juga merupakan salah satu penyakit jantung yang juga membahayakan manusia dan dapat menyebabkan kematian sewaktu-waktu? Namun pada saat apakah seseorang bisa dikatakan berada dalam kondisi palpitasi? Palpitasi atau jantung berdebar ini adalah keadaan di mana jantung berdebar lebih cepat daripada irama yang seharusnya alias tedak jantung menjadi lebih kuat, cepat, dan sering kali iramanya menjadi tidak beraturan – lebih tepatnya jantung berdebar melebihi batas normal, alias lebih dari 100 denyut jantung tiap menitnya. Kita bisa merasakan kondisi ini pada bagian tenggorokan serta leher dan lama kelamaan dapat menjalar hingga ke bagian tubuh lainnya. Palpitasi bisa terjadi kapan pun alias bisa terjadi di waktu yang tidak diprediksikan sekali pun, contohnya saja palpitasi ini bisa terjadi ketika kita bangun tidur ataupun menjelang tidur.

ads

Kondisi jantung berdebar juga sering kali dihubungkan dengan kondisi kita yang sedang tidak terlalu fit, atau bahkan kondisi psikologis kita yang sedang tidak terlalu baik seperti kita sedang merasa kaget atau ketakutan yang hal inilah menyebabkan detak jantung menjadi tidak beraturan. Palpitasi ini biasanya terjadi selama beberapa detik hingga menit dan apabila palpitasi terjadi terus menerus alias dalam intensitas yang sering pada seseorang maka dapat dibilang jika seseorang mengalami gangguan pada kinerja jantungnya. Terjadinya palpitasi dalam intensitas yang cukup sering juga dapat menyebabkan gangguan tidur, lebih tepatnya menyebabkan kita menjadi susah tidur saat malam hari. Lalu sebenarnya apa sih faktor penyebab dari munculnya palpitasi ini? Penanganan apa yang sebaiknya kita berikan ketika kita mengalami penyakit ini? Nah daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan yang satu ini!

Faktor Penyebab Jantung Sering Berdebar dan Susah Tidur

Mengetahui faktor penyebab dari suatu penyakit juga merupakan hal penting karena hal ini bermanfaat untuk menghindari berbagai faktor penyebab di kemudian hari. Lalu apa saja sebenarnya penyebab dari penyakit yang satu ini? Berikut adalah beberapa faktor penyebab jantung sering berdebar dan susah tidur:

1.Marah atau panik

Kapan terakhir kali kalian marah? Minggu kemarin? Hari kemarin? Atau beberapa jam lalu? Ketika kita dalam kondisi marah, kondisi tubuh tentu saja mengalami perubahan dan hal ini lah yang membuat tubuh membutuhkan lebih banyak pasokan darah. Semakin banyak darah yang harus dipompa oleh jantung maka berarti semakin keras juga kinerja jantung yang berarti detak jantung akan menjadi tidak beraturan. Bukan hanya marah, panik juga menyebabkan kinerja jantung menjadi lebih keras daripada biasanya dan apabila kita tidak bisa mengatur emosi dengan baik maka dampaknya hingga kita akan mengalami sulit tidur.

2. Stres

Siapa di antara kita yang mengalami stres? Stres merupakan keadaan di mana kita memikirkan suatu hal secara berlebihan ataupun tertekan pada situasi tertentu dan membuat kita tidak bisa beraktivitas secara optimal seperti biasanya. Banyaknya hormon adrenalin yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal akan mengaktifkan sistem saraf simpatik pada otak yang menyebabkan kinerja jantung menjadi tidak normal, alias membuat detak jantung menjadi lebih cepat daripada biasanya. Untuk mencegah hal ini terjadi, kita bisa melakukan berbagai hal positif seperti lebih banyak meluangkan waktu untuk melakukan hobi ataupun hanya sekedar hangout bersama teman.

3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang dapat memicu seseorang mengalami palpitasi, contohnya saja ketika seseorang mengonsumsi obat asma ataupun batuk dan flu – lebih tepatnya obat yang memiliki kandungan pseudoephedrine. Untuk mencegah hal ini terjadi, kita bisa menggantinya dengan obat yang mengandung Phenylephrine HCI {PE) yang lebih aman namun tetap memiliki manfaat yang sama dengan berbagai obat yang mengandung pseudeoephedrine. Mengonsumsi obat dengan kandungan phenylephrine HCI ini jauh lebih aman karena meminimalisir timbulnya insomnia, sakit kepala, ataupun jantung berdebar serta berbagai efek samping lainnya.

4. Perubahan hormon

Perubahan hormon adalah suatu hal umum yang terjadi pada seseorang, namun sayangnya perubahan hormon antara satu orang dan orang lainnya bisa berbeda-beda. Terjadinya ketidakseimbangan hormon pada masa ini bukanlah suatu hal yang asing lagi dan hal inilah yang menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dan berakibat pada detak jantung yang semakin meningkat – alias menyebabkan detak jantung menjadi tidak beraturan.

5. Pola makan yang buruk

Makanan apa yang kalian konsumsi terakhir? Sayur-sayuran? Atau justru junk food? Tanpa disadari, asupan makanan juga mempengaruhi seberapa sehatnya tubuh seseorang juga akan mempengaruhi seberapa keras jantung kita akan bekerja. Semakin buruk atau semakin berbahayanya berbagai kandungan yang ada pada makanan yang kita konsumsi, maka semakin keras juga jantung kita harus bekerja. Contohnya saja kita lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, hal ini akan menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk mengolah lemak agar tidak menjadi racun bagi organ tubuh lainnya.

Penanganan Jantung Sering Berdebar dan Susah Tidur

Setelah mengetahui apa saja faktor penyebab dari jantung sering berdebar dan susah tidur, saatnya kita membahas lebih lanjut mengenai cara penanganan  yang tepat untuk jantung sering berdebar dan susah tidur. Pastinya kita tidak mau kan ada suatu penyakit yag bersarang pada tubuh kita bahkan menyebabkan kita susah tidur? Nah berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi jantung sering berdebar dan susah tidur:

  1. Mengonsumsi obat tertentu

Penanganan yang satu ini biasanya disarankan oleh dokter ketika intensitas dari jantung sering berdebar ini belum memasuki fase cukup parah, alias tidak terjadi selama beberapa kali dalam sehari. Obat-obatan yang disarankan untuk dikonsumsi adalah beberapa jenis obat jantung di apotik, seperti obat penghambat beta yang berfungsi untuk memperlambat detak jantung ataupun jenis obat yang berfungsi untuk mengembalikan detak jantung kembali menjadi normal. Sebaliknya, kita juga tidak mengonsumsi obat tertentu seperti kokain ataupun amfetamin di mana jenis obat ini jusru memincu kinerja jantung menjadi lebih keras atau cepat.

2. Ablasi kateter

Penanganan jantung sering berdebar dan sering tidur selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan ablasi kateter alias prosedur medis non-bedah yang dilakukan untuk memperbaiki aktivitas listrik abnormal pada jantung. Pada prosedur ini, pasien disarankan untuk berpuasa setelah tengah malam dan hanya mengonsumsi air sepanjang hari untuk memperlancar prosesnya, dan biasanya proses ini menghabiskan waktu sekitar empat jam.

3. Melakukan trik valsalva

Penanganan berikutnya yang bisa kita lakukan sangatlah mudah, alias bisa kita lakukan di mana saja dan sangatlah efektif untuk mengembalikan detak jantung kita ke dalam batas normal hanya dalam waktu yang sangat singkat. Trik valsava sendiri adalah salah satu hal yang bisa kita lakukan dengan cara memencet dua lubang hidung disertai menutup mulut yang kemudian kita akan menarik nafas dengan kondisi seperti itu. Cara yang satu ini sangatlah efektif untuk “menenangkan” jantung kita dan meningkatkan tekanan darah alias memperlancar peredaran darah dalam tubuh.

Sponsors Link

So, bagaimana? Pastinya sudah jelas kan mengenai penyebab dan penanganan yang tepat untuk jantung sering berdebar dan susah tidur? Satu hal yang perlu kita ingat adalah untuk tetap menjaga pola hidup yang sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya adalah dengan olahraga ringan untuk kesehatan jantung sehingga kita bisa mendapatkan manfaat olahraga untuk jantung. Bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan dalam menjalani pola hidup yang sehat bukan? So, tunggu apalagi? Yuk lebih sayangi dirimu dari sekarang!

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Medis