Sponsors Link

18 Bahaya Lemah Jantung dan Cara Mencegahnya

Sponsors Link

Jantung lemah adalah keadaan dimana jantung berdetak dengan sangat lambat, sehingga tidak dapat memompa darah ke seluruh bagian tubuh secara maksimal. Pada kebanyakan orang, denyut jantung yang normal adalah 60 sampai 100 denyut per menit pada saat anda sedang beristirahat. Jika jantung anda berdetak kurang dari 60 denyut per menit, maka anda menderita jantung lemah. Baca juga: Detak Jantung Normal.

ads

Jantung lemah dapat menjadi awal dari beberapa gejala penyakit serius lainnya dan juga dapat mengancam nyawa anda. Pada pria atau pun wanita yang telah berusia lebih dari enam puluh lima tahun maka ada kemungkinan yang besar jantung lemah adalah gejala dari pembengkakan jantung sehingga membutuhkan penanganan segera.

Cara Kerja Jantung

Jantung adalah organ yang paling penting di dalam tubuh kita. Hal tersebut di sebabkan oleh tugas utamanya sebagai organ pemompa darah ke seluruh tubuh kita. Nutrisi makanan dan juga oksigen yang di butuhkan oleh semua organ lainnya untuk berfungsi dengan baik dan benar di dalam tubuh kita ada di dalam darah. Itulah yang menyebabkan organ jantung sebagai organ terpenting di tubuh kita.

Kita telah membahas apa itu jantung lemah, untuk lebih memahami jantung lemah maka terlebih dahulu kita harus mengetahui bagaimana cara kerja jantung. Jantung manusia memiliki empat ruang, dua serambi, yaitu serambi kanan dan serambi kiri atau yang lebih di kenal dengan atrium kanan dan atrium kiri. Dan dua bilik, yaitu bilik kanan dan bilik kiri atau yang lebih di kenal dengan ventrikel kanan dan ventrikel kiri. Di dalam ke empat ruang tersebut terdapat katup-katup jantung, dimana katup-katup tersebut akan terbuka sehingga darah bisa masuk ke dalam jantung dan tertutup agar darah tidak dapat berbalik arah.

Penyebab Jantung Lemah

  • Bertambahnya usia. Seiring dengan bertambahnya usia makanya jantung anda dapat melambat dalam memompakan darah.
  • Hipotiroid. Hipotiroid adalah kondisi dimana meningkatnya kadar kalium di darah.
  • Obat-obatan seperti obat sakit jantung atau obat darah tinggi.

Gejala-Gejala Jantung lemah

  • Merasa pusing
  • Sesak napas dan sulit berolahraga.
  • Kelelahan
  • Rasa nyeri di dada. Memiliki nyeri dada atau perasaan bahwa jantung Anda berdebar atau berkibar (berdebar-debar). Baca juga: Tes Jantung Paling Akurat.
  • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Pingsan. Jika anda menderita jantung lemah maka hal itu dapat menyebabkan penurunan tekanan darah menuju ke bagian tubuh dan pengurangan oksigen di otak sehingga dapat mengalami gangguan kesadaran.

Bahaya Jantung Lemah

Setelah mengetahui penyebab dan gejala jantung lemah, mari kita lihat apa sajakah bahaya lemah jantung. Berikut ini penjelasannya:

1. Gagal Jantung

Gagal jantung adalah kondisi dimana otot-otot jantung anda melemah dan tidak mampu memompa darah sesuai kebutuhan tubuh. Seperti yang telah kita ketahui, fungsi utama jantung adalah untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Darah mengangkut nutrisi makanan dan oksigen yang di butuhkan tubuh. Dengan adanya ketidakmampuan jantung untuk dapat memompa darah dapat menyebabkan tubuh kita kekurangan nutrisi makanan dan oksigen yang di kita butuhkan. Jika tidak segera ditindaklanjuti maka gagal jantung dapat mengancam jiwa. Baca juga: Cara Pencegahan Gagal Jantung Kongestif.

2. Gagal Ginjal

Pada kebanyakan orang lanjut usia lemah jantung dapat menyebabkan pembuluh darah kehilangan elastisitas, terutama pembuluh darah menuju ke ginjal. Hal ini dapat mengurangi darah yang mengalir dan nutrisi makanan ataupun zat-zat tertentu di dapat di lepaskan ke dalam ginjal.

Sponsors Link

3. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau yang lebih dikenal dengan istilah medis, hipertensi adalah salah satu kondisi yang disebabkan oleh jantung lemah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan daya kerja jantung yang lebih dari biasanya untuk memompa dan mengedarkan darah ke seluruh bagian tubuh. Peningkatan ini menyebabkan peningkatan tekanan darah di arteri. Baca juga: Tes Jantung Paling Akurat.

4. Darah Beku

Pembekuan darah terjadi pada saat darah yang tidak berdapat terpompa secara efektif, hal ini menyebabkan darah yang seharusnya keluar dari jantung, tertinggal dan mengalami pembekuan. Pada saat darah beku tersebut terpompa keluar dan masuk de dalam aliran darah, maka darah beku tersebut dapat menyumbat pengaliran darah ke organ tubuh lainnya, seperti hati, paru-paru dan otak.

5. Stroke

Stroke disebabkan oleh kurangnya asupan oksigen di dalam pembuluh darah di otak. Hal ini menyebabkan sel-sel di dalam otak mulai kekurangan oksigen dan pecah. Pecahnya sel-sel di otak dapat menyebabkan pendarahan dan penyumbatan pembuluh darah di dalam otak. Kekurangan oksigen sendiri disebabkan oleh kurangnya darah yang di pompa jantung ke otak. Baca juga: Bahaya Alkohol bagi Jantung.

6. Menurunnya Berat Badan

Penurunan berat badan secara drastis disebabkan oleh nutrisi makanan yang tidak dapat diserap oleh tubuh secara sempurna. Sebelumnya kita telah membahas bahwa selain oksigen darah juga berfungsi sebagai pembawa nutrisi makanan ke seluruh bagian tubuh. Dengan adanya jantung lemah, maka aliran darah pun menjadi terganggu, begitu pula dengan nutrisi makanan yang ada di dalam darah.Baca juga: Penyakit Jantung Tersumbat.

7. Gangguan Katup Jantung

Bahaya lemah jantung selanjutnya penyakit katup jantung. Jantung memiliki dua bilik dan dua atrium. Bilik jantung bagian atas disebut dengan atrial dan bilik jantung bagian bawah disebut dengan ventrikel. Dan atrium kanan dan kiri. Katup jantung akan terbuka agar darah dapat mengalir dari ventrikel kiri dan kanan, dan tertutup agar darah tidak dapat mengalir kembali ke atrium. Ketika anda menderita jantung lemah, maka mekanisme kerja katup jantung juga akan mengalami gangguan.

ads

8. Aritmia

Aritmia jantung adalah keadaan dimana irama detak jantung menjadi tidak normal dan tidak teratur seperti jantung anda berdetak terlalu cepat atau pun lamban, atau tidak teratur. Jika fungsi jantung rusak atau terganggu, maka pola detak jantung Anda pun akan berubah menjadi tidak teratur. Dengan adanya aritmia anda mungkin merasa tidak nyaman, berkibar, nyeri, atau berdebar di dada. Tidak semua aritmia dapat mengancam nyawa akan tetapi jika anda mengalami detak jantung yang tidak normal segera konsultasikan dengan dokter anda. Baca juga: Penyebab Aritmia Jantung.

9.Hipotiroid

Hipotiroid adalah suatu kondisi dimana berkurangnya hormon tiroid. Walaupun hipertiroid biasanya menyerang wanita yang berusia lima puluh tahun atau lebih, hipertiroid dapat menyerang siapa saja. Baca juga: Penyakit Jantung Tiroid.

10. Anemia

Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya kandungan hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah atau kandungan hemoglobin di dalam darah. Sebagai salah satu zat pembawa oksigen ke seluruh tubuh. Anemia yang tidak segera di tangani dapat membahayakan nyawa anda. Baca juga: Penyakit Jantung Anemia.

11. Autonomic Dysreflexia

Autonomic Dysreflexia adalah suatu kondisi di mana sistem saraf secara tidak disengaja bereaksi berlebihan terhadap rangsangan dari luar tubuh. Gejala ini di sebabkan oleh lemah nya jantung anda dapat menangkap rangsangan dari luar. Contoh lain dari autonomic Dysreflexia adalah terlalu cepat merasa kaget. Autonomic dysreflexia dapat menjadi sangat berbahaya bagi tubuh anda, karena autonomic dysreflexia dapat menyebabkan hal lainnya seperti:

  • Lonjakan tekanan darah yang dapat menjadi sangat berbahaya bagi tubuh. Perubahan detak jantung secara signifikan.
  • Detak jantung anda akan semakin yang cepat.
  • penyempitan pembuluh darah.

Autonomic dysrelexia juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan seperti narkoba dalam skala besar. Baca juga: Brugada Syndrom.

12. Sindrom Tachy Brady

Sindrom Tachy brady adalah kondisi dimana seseorang memiliki detak jantung yang sangat lambat akan tetapi ritme jantungnya sendiri adalah normal. Penderita sindrom Tachy brady sering mengalami sesak napas, nyeri di dad pusing, sakit kepala dan dalam kondisi yang sudah cukup parah, penderita nya dapat pingsan. Salah satu metode untuk mengobati sindrom tachy brady adalah dengan meminum obat untuk menormalkan detak jantungnya.

Cara Pencegahan Jantung Lemah

Sekarang setelah kita mengetahui beberapa bahaya lemah jantung. Berikut adalah beberapa pencegahan jantung lemah:

  1. Mengurangi konsumsi garam. Garam atau makanan yang terasa asin dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Tekanan darah tinggi dapat membahayakan penderita penyakit jantung lemah. Baca juga: Makanan untuk Penderita Aritmia Jantung.
  2. Hindari stress. Bukan hanya untuk jantung lemah, dengan menghindari stress maka anda dapat membantu untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit di dalam tubuh anda.
  3. Mengkonsumi makanan mengandung zat besi. Zat besi sangat dibutuhkan jika anda menderita jantung lemah maka mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat meningkatkan asupan sel darah merah.
  4. Hindari kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk seperti merokok, mengkonsumsi narkoba atau minuman keras hanya dapat memperburuk keadaan jantung anda dan juga hal tersebut bersifat racun bagi tubuh anda. Baca juga: Kebiasaan yang Merusak Jantung.
  5. Olahraga Teratur. Selain olahraga memiliki dampak positif pada kebugaran tubuh anda, dengan berolahraga maka denyut jantung anda dapat menjadi lebih stabil. Baca juga: Olahraga untuk Aritmia Jantung.
  6. Hindari makanan yang berkolesterol. Kolesterol dapat meningkatkan tekanan darah. Dengan meningkatnya tekanan darah di tubuh, maka hal itu akan memaksa otot jantung kita untuk bekerja lebih keras. Baca juga: Bahaya Lemak di Jantung.

Demikianlah bahaya lemah jantung dan cara pencegahannya yang perlu anda lakukan. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan