Sponsors Link

CT Scan Jantung: Persiapan, Prosedur dan Biayanya

Sponsors Link

Sebelum lebih jauh mengenal CT scan jantung, mari mengenal apa itu mesin CT scan, dikutip dari webmd.com, mesin CT scan adalah mesin scanner besar berbentuk donat dengan meja scanner di tengahnya, semua gambar yang dihasilkan mesin scanner akan langsung dikirim ke komputer.

ads

CT (Computed Tomography) scan jantung sendiri adalah penangkapan gambar jantung dan pembuluh darah secara detail menggunakan x-ray. Terdapat dua jenis CT scan pada pembuluh darah tergantung pada fokus pengambilan gambarnya, yaitu:

  • Angiography CT Scan Jantung: Scan yang dilakukan untuk mengetahui penyumbatan yang mempengaruhi aliran darah dalam arteri menuju jantung atau untuk mengetahui timbunan plak kalsium di arteri.
  • Kombinasi Scan Aorta dan Arteri Pulmonalis: Scan yang difokuskan pada aorta dan arteri pulmonalis untum melihat kelainan pada dua jaringan tersebut.

Baca juga: Cara Cek Kesehatan Jantung.

Tujuan dan Fungsi

CT scan jantung dilakukan untuk mengetahui kondisi khusus seperti berikut:

  1. Kelainan jantung bawaan
  2. Penimbunan plak padat dalam arteri
  3. Kelainan pada keempat katup jantung
  4. Pembekuan darah dalam bilik jantung
  5. Tumor jantung
  6. Kebocoran katup jantung (Baca: Kebocoran Katup AortaKebocoran Katup Trikuspid)

Baca juga:

Persiapan

Ada setidaknya empat langkah yang dilakukan sebelum menjalani CT scan jantung, diantaranya:

  • Pertimbangan berat badan, karena mesin scanner memiliki keterbatasan pada berat tertentu, contoh berat badan di atas 135 kg akan menyebabkan kerusakan pada mesin.
  • Memberikan informasi kepada dokter mengenai obat-obatan yang Anda asup, karena ada beberapa obat, seperti pengobatan diabetes, metformin (Glucophage) yang harus dihentikan sementara.
  • Jika Anda pernah menjalani CT scan sebelumnya, dan mengalami reaksi terhadap suntikan pewarna kontras, maka beri tahu dokter agar Anda mendapatkan obat tertentu untuk meringankan reaksinya.
  • Puasa makan dan minum setidaknya empat jam sebelum prosedur. Namun ada sebagian dokter yang mempersilahkan pasien untuk minum kecuali minuman berkafein karena akan mempengaruhi detak jantung.

Baca juga: Olahraga untuk Aritmia JantungManfaat Senam Bagi Jantung.

Prosedur

Ketika Anda dan tim dari rumah sakit telah siap dengan prosedurnya, maka langkah yang selanjutnya adalah:

  1. Lepaskan pakaian dan aksesoris, seperti perhiasan dan tindikan, lalu kenakan gaun rumah sakit selama prosedur.
  2. Scan ini mengharuskan Anda untuk disuntik dengan cairan pewarna khusus pada pembuluh vena di tangan agar gambar yang ditampilkan lebih jelas. Sensasi yang mungkin Anda rasakan yaitu sedikit rasa terbakar, rasa logam di lidah, dan sensasi hangat yang menjalar.
  3. Anda juga akan diberikan beta-bloker untuk menurunkan detak jantung agar mesin scanner dapat mengambil gambar lebih jelas.
  4. Berbaring di atas meja scanner yang masih berada di luar mesin scanner.
  5. Stiker elektroda akan ditempelkan di dada Anda. Jika diperlukan, bulu di area dada dicukur agar stiker elektroda dapat menempel dengan baik. Tujuan stiker ini ialah untuk memonitor aktifitas elektrik jantung dan terhubung dengan elektrokardiograf (ECG). Baca juga: Fungsi EKG Jantung.
  6. Meja scanner perlahan bergerak menuju lubang di tengah mesin dan sinar mesin x-ray berputar mengelilingin tubuh Anda.
  7. Selama proses scanning berlangsung, Anda disarankan tidak bergerak dan menahan nafas sebentar.
  8. Gambar yang dihasilkan dikirim ke komputer dalam bentuk potongan, lalu model 3D diciptakan dari potongan gambar yang digabungkan.

Baca juga: Efek Pasang Ring Jantung, Terapi Ablasi JantungOperasi Cangkok Jantung.

Resiko dan Efek Samping

Dokter tidak akan sering menyarankan prosedur CT scan jantung karena prosedur ini memiliki resikonya sendiri, diantaranya adalah:

Sponsors Link

  • Terekspose Radiasi

CT scan memancarkan lebih banyak radiasi daripada x-ray biasa. Efek samping dari radiasi berlebih adalah kanker, walau resiko yang didapat sangat kecil dokter akan tetap mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil prosedur ini.

  • Reaksi Alergi pada Pewarna Kontras

Salah satu zat dalam pewarna ini adalah yodium. Ciri umum alergi pada yodium ialah mual dan muntah, bersin, gatal, atau bintik-bintik merah. Untuk mengatasinya, tenaga medis akan memberikan antihistamin seperti benadril atau steroid.

Ginjal berperan untuk menyingkirkan yodium dari tubuh, maka bagi penderita penyakit ginjal atau diabetes, tenaga medis akan menyarankan untuk meminum banyak air putih setelah prosedur usai.

Sangat jarang, tapi penderita alergi ada yang mendapatkan reaksi alergi yang mengancam jiwa, disebut anafilaksis, dalam bentuk kesulitan nafas. Pasien dapat memberi tahu tenaga medis melalui interkom yang tersedia di dalam scanner.

Baca juga: Penyebab Jantung Berdebar saat Tidur, Detak Jantung Normal

Hasil Scan Normal

Hasil scan yang normal mengindikasikan jantung dan arteri yang berfungsi dengan baik. Sedangkan hasil penggumpalan kalsium yang normal adalah:

  • Negatif = penggumpalan kalsium 0. Artinya resiko serangan jantung dalam 2 atau 5 tahun sangatlah rendah.
  • Rendah = Penggumpalan kalsium rendah. Artinya tidak ada penyakit jantung koroner.

Baca juga: Penyebab Jantung Koroner.

Hasil Scan Abnormal

Hasil tes yang menunjukkan keabnormalan berarti dikarenakan oleh:

  1. Aneurism
  2. Penyakit jantung bawaan
  3. Penyakit jantung koroner
  4. Kelainan pada katup jantung
  5. Peradangan pada perikardintis
  6. Penyempitan pada satu atau dua Arteri
  7. Tumor atau massa lain di dalam atau di sekitar jantung
  8. Atheroclerosis
  9. Penumpukan kalsium berlebih
Sponsors Link

Jika terdeteksi kelainan-kelainan seperti di atas, maka dokter akan menentukan tindakan selanjutnya.

Baca juga: Manfaat CoQ10 untuk Jantung, Makanan untuk Anak yang Sakit Jantung

Biaya

Kebanyakan rumah sakit besar di Indonesia sudah dilengkapi dengan mesin CT scan dengan perkiraan biaya di atas Rp 4.500.000,-. BPJS Kesehatan akan membantu menanggung biaya CT scan jantung selama peserta aktif mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Jika Anda memilih berobat ke Singapura, atau kebetulan berada di sana, berikut perkiraan biaya di atas SGD 1.200 hingga SGD 5.000 atau Rp 11.550.000,- hingga Rp 48.130.000,-. Sedangkan untuk biaya di Malaysia sendiri kira-kira di atas RM 1.800 atau Rp 5.580.000,-.

Cina juga berada di urutan lima terbesar tujuan pengobatan warga Indonesia, dan perkiraan biayanya sendiri yaitu USD 380 hingga USD 975 atau Rp 5.100.000,- hingga Rp 13.070.000,-. Dan untuk standar perkiraan biaya di Amerika adalah USD 50 hingga USD 1.000 atau Rp 670.000,- hingga Rp 13.400.000,-

Baca juga: Suplemen Jantung Terbaik, Manfaat Yoga untuk Jantung.

Biaya-biaya di atas bukanlah patokan pasti. Tenaga ahli di rumah sakit akan sebelumnya mendiagnosa penyakit sebelum memberikan rincian biaya. Perawatan yang satu pasien butuhkan pasti berbeda dengan pasien lain walau dengan keluhan yang sama.

Sebagai informasi tambahan, BPJS Kesehatan hanya akan menanggung biaya perawatan yang sesuai ketentuan dan pengobatan yang dilakukan di Indonesia. Sedangkan asuransi swasta dapat menanggung biaya pengobatan di luar negeri sesuai dengan ketentuan perusahaan asuransi masing-masing.

Sponsors Link
, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Medis