Sponsors Link

4 Ciri-Ciri Penyakit Angina Pektoris Perlu Diketahui!

Sponsors Link

Jantung. Apa sih yang ada di benak kalian ketika mendengar kata ini? Jantung adalah salah satu organ pada tubuh manusia yang terletak pada bagian tengah dada kita, tepatnya berada di bagian belakang tulang dada dan dilindungi dengan baik oleh tulang rusuk. Yup, jantung adalah salah satu organ pada tubuh yang sangat penting alias memiliki peran utama untuk menopang kehidupan manusia. Memangnya apa saja peran jantung untuk tubuh kita? Salah satu peran utama jantung yang tidak boleh kita lupakan adalah perannya untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan memastikan kebutuhan oksigen dan nutrisi semua organ terpenuhi dengan baik.

ads

Lalu bagaimana sih kinerja dari organ jantung ini? Mengingat pentingnya peran jantung pada tubuh kita, hal ini berarti jantung juga bekerja setiap saat; lebih tepatnya sekitar 70 kali tiap menitnya atau sekitar 100.000 denyut jantung tiap hari. Apa jadinya jika kinerja jantung kita terganggu? Tentu saja hal ini bukan pertanda baik dan akan mempengaruhi kinerja tubuh kita lalu apabila kinerja jantung terganggu terus-terusan maka bisa bisa diidentifikasikan jika kita terserang penyakit jantung. Penyakit jantung sendiri bukan pertanda baik karena apabila tidak segera ditangani dapat memicu timbulnya penyakit lainnya bahkan bisa berujung pada kematian. Penyakit jantung sendiri jenisnya bermacam-macam, mulai dari penyakit jantung yang mudah untuk ditemui seperti penyakit jantung koroner ataupun gagal jantung. Bukan hanya itu saja, terdapat beberapa penyakit jantung yang masih jarang ditemui, contohnya saja penyempitan pembuluh darah dan endokarditis. Nah pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satu jenis penyakit jantung yang pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kita, yaitu angina pektoris. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan angina pektoris ini? Apa bedanya dengan jenis penyakit jantung lainnya? Nah daripada penasaran, yuk kita simak penjelasan yang satu ini!

Angina Pektoris

Angina pektoris adalah suatu jenis penyakit jantung yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia dan penyakit ini sering kali dikenal dengan sebutan angina pektoris. Angina pektoris adalah suau kondisi di mana terjadinya nyeri dada pada seseorang dan hal ini disebabkan kurangnya pasokan darah dan oksigen menuju jantung dan bisa juga disebabkan karena terjadinya kejang otot di sekitar pembuluh darah koroner. Angina pektoris biasa dikenal dengan sebutan angin duduk dan kondisi ini bisa datang kapanpun, contohnya saja bisa kita alami saat kita tidak beraktivitas melakukan aktivitas yang berat atau bahkan ketika sedang beristirahat. Sayangnya, angina pektoris tidak hilang begitu saja dan membutuhkan penanganan yang tepat supaya tidak terulang di kemudian hari. Sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut, kita bisa menangani rasa sakit di dada kita dengan beristirahat atau mengonsumsi obat tertentu.

Seberapa sering sih penyakit ini dialami seseorang? Penyakit angin duduk ini merupakan salah satu penyakit yang sering dialami siapa saja tanpa pandang bulu, juga bisa menyerang kapan pun dan di manapun seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Lalu sebenarnya apa sih yang menjadi ciri-ciri penyakit angina pectoris ini? Mengetahui ciri-ciri dari suatu penyakit merupakan hal penting sehingga kita tahu pasti penyakit apa yang kita alami dan nantinya bisa diberikan penanganan yang tepat pula. Sebaiknya kita juga memberikan penanganan yang paling efektif agar penanganan yang diberikan tidak sia-sia dan hasil yang kita dapat pun bisa maksimal. Berikut adalah ciri-ciri dari penyakit angina pektoris yang harus kita ketahui:

  1. Muncul rasa tidak nyaman dan hal ini biasanya terasa di sekitar dada. Rasa tidak nyaman yang dimaksud di sini adalah seperti rasa sesak pada dada, terasa nyeri, atau kita merasa dada berat; baik di bagian sebelah kanan atau kiri bahkan dua bagian dada. Rasa sakit ini bahkan bisa menyebar ke bagian lainnya, contohnya saja hingga bagian bahu, leher, punggung, atau lengan bawah;
  2. Timbulnya rasa nyeri pada dada. Rasa nyeri yang dimaksud di sini bukan saja hanya seperti dicengkeram namun juga seperti timbul rasa terbakar yang pastinya membuat kita semakin tidak nyaman dengan kondisi ini. Rasa nyeri terbakar ini bukan hanya timbul pada bagian dada namun juga bisa menyebar hingga bagian ulu hati. Ketika rasa ini tidak kunjung sembuh biasanya orang tersebut juga dapat mengalami kejang-kejang;
  3. Tubuh yang sering berkeringat, lebih cepat lelah daripada orang lain meskipun melakukan aktivitas yang sama, sering merasa pusing, bahkan merasa mual. Bukan hanya itu saja, gejala yang telah disebutkan barusan juga bisa disertai dengan sesak nafas dan gawatnya lagi kondisi ini bisa terjadi sewaktu-waktu meskipun kita sedang dalam kondisi beristirahat;
  4. Ciri-ciri penyakit angina pektoris ini bukan saja hanya terlihat dari rasa sakit yang timbul namun juga bisa muncul dalam bentuk serangan panik. Serangan panik ini biasanya juga disertai dengan merasa gelisah, nafas yang menjadi lebih pendek dari biasanya, bahkan bisa berujung pada kita yang mengalami kesulitan berbicara serta bergerak.
Sponsors Link

Nah bagaimana? Pastinya sudah paham kan mengenai apa saja ciri-ciri penyakit angina pektoris ini? Satu hal yang perlu kita ingat adalah jika penyakit angina pectoris ini lebih sering dialami oleh kaum pria, lebih tepatnya bagi pria yang sudah memasuki usia 55 hingga 64 tahun dan oleh sebab itu lah semakin bertambahnya usia kita justru semakin harus memperhatian kesehatan kita; bukannya hanya duduk santai bermalas-malasan dan jarang beraktivitas. Menjaga tubuh tetap aktif adalah salah satu usaha menjaga kesehatan tubuh kita, contohnya saja dengan melakukan olahraga untuk kesehatan jantung. Bukan hanya dengan rutin melakukan olahraga, kita juga perlu memperhatikan apa yang menjadi asupan kita, seperti kita menghindari makanan yang tidak baik untuk jantungdan menggantinya dengan lebih sering mengonsumsi berbagai makanan sehat atau dengan menu diet jantung. So, bagaimana? Bukanlah suatu hal yang sulit untuk menjalani pola hidup yang sehat bukan? so, tunggu apalagi? Yuk jalani pola hidup yang lebih sehat dan lebih sayangi dirimu dari sekarang!

Sponsors Link
,
Oleh :
Kategori : Medis