Sponsors Link

Serangan Jantung pada Atlet : Penyebab – Gejala – Pengatasan – Pencegahan

Sponsors Link

Apakah anda salah satu orang yang selalu berpikir bahwa semua atlet memiliki badan yang sehat dan bugar? Jika iya, bisa jadi anda salah. Memang bukan rahasia lagi bahwa, atlet-atlet olahraga sangat diatur pola hidupnya, meliputi makanan yang dimakan, minuman, jam tidur, dan yang lainnya, untuk mendukung agar atlet dapat memiliki tubuh prima dalam menghadapi kompetisinya nanti.

ads

Namun, para atlet pun tidak terhindar dari penyakit berbahaya, salah satunya serangan jantung. Beberapa atlet terkenal diketahui meninggal disebabkan oleh serangan jantung. Baik itu serangan jantung ringan maupun serangan jantung mendadak.

Pada atlet terutama atlet yang menggunakan fisik sebagai alat utama, tenaga yang dikeluarkan oleh jantung bisa tiga kali lipat dibandingkan dengan orang biasa, karena jantung dituntut untuk memompa darah lebih cepat daripada biasanya, terutama ketika berlari dan melakukan kegiatan fisik yang berat. Salah satu alasan mengapa jantung memompa lebih cepat adalah karena atlet membutuhkan lebih banyak asupan oksigen ketika melakukan kegiatan fisik yang berat, sehingga kebutuhan oksigen di dalam tubuhnya pun meningkat.

Apa penyebab serangan jantung pada atlet?

Menurut beberapa ahli kesehatan, beberapa faktor menyebabkan serangan jantung, terutama pada atlet. Bisa disebabkan oleh otot jantung yang menebal, karena saking seringnya jantung bekerja memompa darah ke seluruh tubuh. Ciri-ciri penebalan otot jantung ini pun diikuti oleh kakunya dinding jantung. Namun, faktor genetik juga dapat menjadi salah satu penyebab atlet mengalami serangan jantung. Dinding jantung yang menebal karena diturunkan dari genetik, menyebabkan penyumbatan jalan masuk dan keluarnya darah dari jantung.

Apa saja gejala penyakit jantung terutama untuk para atlet?

Terkadang, serangan jantung tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Namun beberapa kasus yang menunjukan gejala penyakit jantung yang dapat dideteksi dan dapat ditangani sesegera mungkin, terutama pada atlet. Biasanya orang yang memiliki penyakit jantung mengalami:

  • Rasa sakit di beberapa bagian tubuh, khususnya daerah dada. Lama kelamaan rasa sakit yang pun menjalar ke daerah ulu hati, dan punggung, terutama saat pertandingan ataupun latihan yang menggunakan fisik
  • Sering mengeluarkan keringat dingin
  • Umumnya pada atlet, pernah pingsan bahkan kejang-kejang saat pertandingan ataupun latihan yang menggunakan fisik
  • Detak jantung yang tidak normal secara tiba-tiba. Biasanya berdetak terlalu kencang dan cepat
  • Sesak nafas yang tidak wajar

Bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya?

Satu-satunya cara yang paling ampuh untuk mencegah serangan jantung pada atlet adalah memeriksakan diri secara rutin ke dokter jantung. Tujuannya, selain untuk mengetahui apakah ada penyakit lain yang berhubungan dengan latihan fisik para atlet yang bisa dikatakan cukup berat salah satunya penyakit jantung, memeriksakan diri secara rutin ke dokter juga bermanfaat untuk memonitoring kesehatan para atlet. Terutama, apabila atlet sudah merasakan gejala-gejala diatas, agar secepatnya memeriksakan diri ke dokter.

Bagi para atlet yang kira-kira memiliki bawaan penyakit jantung genetik, dapat juga memperhatikan silsilah keluarga besarnya. Salah satu tanda utama adalah ketika terdapat sanak saudara dari keluarga atlet yang pernah mengalami serangan jantung mendadak baik di usia tua maupun muda. Apabila ada, tidak ada salahnya apabila atlet memeriksakan dirinya ke dokter, untuk memastikan apakah ada penyakit jantung pada dirinya yang menurun secara genetik dari keluarganya.

Terakhir, kehidupan sebagai atlet dengan segudang kegiatan yang mengandalkan kondisi fisik yang prima, juga harus diimbangi dengan gaya hidup jantung sehat, diantaranya:

  • Tidak ada salahnya untuk memonitoring makanan dan minuman yang dikonsumsi, agar setidaknya penyakit jantung bisa dihindari.
  • Memperbanyak minum air putih adalah salah satu tindakan untuk mengawali pola hidup sehat.
  • Selain air putih, beberapa bahan-bahan herbal disekeliling kita juga dapat dijadikan ramuan herbal untuk mencegah terkena penyakit jantung, seperti bawang putih, daun sirih, daun sirsak, dan masih banyak lagi.
  • Selain itu untuk menambah stamina sekaligus menjaga kesehatan, para atlet juga dapat mengkonsumsi minuman maupun makanan dari bahan-bahan herbal seperti jahe, tomat, kunyit, pisang dan bahan-bahan herbal lainnya.
  • Selain itu, tidak terlalu memaksakan diri untuk berlatih fisik terutama dengan latihan yang berat, setidaknya latihan berat dibatasi beberapa jam dalam sehari, dengan diselingi istirahat yang cukup.

Tidak hanya untuk para atlet, untuk anda yang merupakan non atlet pun sangat disarankan berolah raga secara cukup dan tidak berlebihan serta mengikuti gaya hidup sehat untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Apabila sudah merasa ada yang tidak beres dengan tubuh, terutama merasakan salah satu gejala penyakit jantung diatas, sebaiknya sesegera mungkin untuk memeriksakan diri ke dokter jantung. Setidaknya, dengan berolah raga dan menanamkan gaya hidup sehat di dalam kehidupan, kita dapat mengurangi angka kematian mendadak yang disebabkan oleh serangan jantung. Yuk mulai hidup sehat!

Sponsors Link
, , , , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan