Sponsors Link

12 Dampak Cangkok Jantung dan Tips Menjaganya

Sponsors Link

Bagi seseorang dengan penyakit jantung, terkadang cangkok jantung dapat menjadi salah satu jalan pengobatan. Transplantasi jantung atau cangkok jantung adalah proses mengganti jantung yang sudah tidak sanggup bekerja maksimal dengan jantung yang berasal dari orang lain. Jantung ini berasal dari orang yang sudah meninggal.

ads

Manfaat operasi cangkok jantung sendiri ada banyak, tentu saja yang paling utama dari dampak cangkok jantung adalah memperbesar resiko bertahan hidup seseorang karena jantungnya telah diganti. Meski demikian, cangkok jantung juga memiliki resiko tersendiri. Meski saat ini dunia pengobatan semakin modern dan tingkat kesuksesan operasinya semakin tinggi, bukan berarti proses cangkok jantung menjadi 100% aman. Berikut ini beberapa resiko yang terjadi pasca operasi cangkok jantung:

1. Efek Samping dari Obat

Pada beberapa kasus, dokter akan memberikan obat imunosupresan. Fungsi obat ini adalah menekan sistem imunitas tubuh, sehingga jantung baru dapat diterima dengan tubuh lebih baik. Namun obat ini dapat menyebabkan ginjal menjadi rusak.

2. Infeksi

Selain ginjal yang rusak, obat imunosupresan menyimpan masalah lain. Bila Anda mengalami luka-luka, maka luka di tubuh Anda rentan mengalami infeksi. Dan juga, akan menyebabkan luka tersebut susah sembuh. Ini menyebabkan pasien yang mempunyai jantung cangkok dan minum obat imunosupresan beresiko sering bolak balik ke rumah sakit.

Baca juga: Efek Pasang Ring JantungMakanan Pasca Pemasangan Ring Jantung.

3. Beresiko Kanker

Dampak cangkok jantung juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker. Hal tersebut juga diakibatkan dari mengonsumsi imunosupresan, karena imunosupresan menurunkan kekebalan tubuh. Jika Anda memiliki cangkok jantung dan minum obat penurun kekebalan, kemungkinan Anda mengalami kanker kulit, bibir, dan limfoma akan semakin besar.

4. Penebalan Pembuluh Arteri

Dampak cangkok jantung yang lain adalah penebalan dan pengerasan pembuluh arteri. Ini membuat aliran darah menjadi tersendat. Selain itu, masalah baru ini membawa resiko gagal jantung dan tachycardia. Penebalan pembuluh arteri dapat menyebabkan darah tidak mengalir sempurna ke seluruh tubuh, sehingga bisa saja menyebabkan penggumpalan darah. Bila penggumpalan ini terjadi di otak, dapat menyebabkan stroke.

Baca juga: Penyebab Jantung Anak Berdetak KencangDetak Jantung Normal.

5. Jantung Baru Ditolak Tubuh

Dampak cangkok jantung paling fatal adalah bila tubuh menolak jantung cangkokan. Memang kedokteran modern berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa jantung cangkokan akan diterima oleh tubuh penerima, namun tetap saja ada resiko penolakan. Penolakan terjadi karena sistem imunitas tubuh menganggap jantung baru sebagai benda asing, sehingga sistem kekebalan berusaha menyerang benda asing ini.

Beberapa gejala penolakan tubuh terhadap jantung cangkokan di antaranya adalah sesak nafas, demam, berat badan meningkat karena cairan menumpuk, masalah pada urin, dan mudah lelah. Untuk mencegah penolakan, kekebalan tubuh dapat dikurangi dengan meminum obat imunosupresan. Ini dapat menekan kekebalan tubuh. Meski demikian, tubuh tetap akan butuh waktu untuk beradaptasi dengan jantung baru, bahkan sebagian tanda-tanda penolakan tetap terlihat satu tahun setelah pembedahan.

Baca juga: Kelainan Embriologi JantungKelainan Jantung Tetralogi Fallot.

6. Komplikasi

Cangkok jantung adalah tindakan yang membutuhkan bius total. Ia tergolong pembedahan besar. Ada kemungkinan terjadi komplikasi, terutama pada orang yang alergi obat tertentu, dan sebelumnya sudah memiliki masalah pernafasan. Komplikasi yang mungkin muncul selama pembedahan di antaranya adalah pendarahan.

7. Perubahan Kepribadian

Sponsors Link

Ini bukan sebuah hal medis dan mungkin tidak memiliki hubungan yang erat, namun pada beberapa kasus, kadang-kadang penerima cangkok jantung mewarisi beberapa sifat dari pendonor jantungnya. Pada sebuah kasus cangkok jantung di Arizona, Amerika Serikat, Bill Wohl mengaku stres, obesitas, dan kerja terlalu lembur. Hal itu kemudian membuatnya mengalami serangan jantung yang fatal. Namun, untungnya ia mendapat cangkok jantung dari seorang pemeran pengganti dari Hollywood bernama Brady Michaels.

Brady adalah seorang penggemar olahraga triathlon dan penikmat lagu-lagu Sade. Setelah menerima jantung cangkokan dari Brady, Bill mampu memenangkan 28 medali emas dari berbagai pertandingan triathlon. Tidak hanya itu, Bill dapat menangis tanpa sadar saat mendengarkan lagu-lagu Sade, yang sebelumnya ia tidak pernah dengar. Bill mengaku ia merasa lebih sensitif dari sebelum menerima cangkok jantung. Ini membuat ia merasa, mungkin ia mewarisi kepribadian Brady.

Baca juga: Penyakit Jantung TiroidPenyebab Jantung KoronerKelainan Jantung Bawaan.

Namun tentu banyak aspek lain, seperti psikologis pasca selamat dari penyakit jantung, yang mungkin saja membuat Bill berubah. Tidak ada bukti medis yang menyatakan bahwa jantung cangkokan bisa mempengaruhi kepribadian seseorang.

Tips Menjaga Jantung Cangkok Tetap Sehat

Mencangkok jantung adalah upaya yang efektif, namun tetap saja jantung baru ini perlu dijaga. Untuk menjaga jantung cangkokan ini berfungsi layaknya jantung normal, berikut adalah tipsnya:

  • Temukan Donor yang Tepat

Seperti yang telah disebutkan di atas, tubuh dan jantung cangkok bisa saja tidak cocok. Makanya, tidak mudah menemukan donor yang pas. Biasanya donor jantung diambil dari orang yang baru saja meninggal, namun jantungnya masih sempurna. Jantung yang maksimal bisa digunakan untuk cangkok maksimal 6 jam setelah pemilik aslinya meninggal. Tidak mudah memang menemukan donor jantung yang tepat. Namun bila menemukan donor yang tepat, proses penyesuaian tubuh akan jadi lebih cepat.

  • Konsultasi dengan Dokter tentang Pantangan dan Asupan Nutrisi Anda

Tanyakan pada dokter Anda perihal makanan-makanan yang harus dihindari. Dan konsultasikan pula tentang asupan nutrisi yang harus dikonsumsi, sekaligus batasan aktivitas yang perlu diingat.

Baca juga: Makanan untuk Penderita Aritmia JantungMakanan untuk Anak Sakit Jantung.

Sponsors Link

  • Hindari Diri dari Terluka dan Infeksi

Jika Anda diresepkan obat immunosupresan, maka tubuh Anda lebih rentan terhadap bakteri. Ini menyebabkan luka akan lebih lama menutup, bahkan bisa menyebabkan infeksi. Selain itu, jika Anda diresepkan obat pengencer darah, saat terluka darah Anda akan sulit membeku. Ini menyebabkan darah akan terus mengucur dalam waktu lama. Sebaiknya, hindari diri dari terluka.

  • Rutin Lakukan Periksa Darah

Tes darah diperlukan untuk memantau kadar obat-obatan immunosupresan. Jika dirasa mulai efektif, maka dosisnya akan sedikit dikurangi. Untuk itu, sebaiknya lakukan periksa darah rutin, agar kadar efektivitasnya bisa dipantau.

Baca juga: Cara Cek Kesehatan JantungFungsi EKG JantungCT Scan Jantung.

  • Hindari Diri dari Aktivitas Fisik Berlebihan

Tentu saja jantung cangkok Anda perlu beradaptasi. Akan butuh waktu, namun cepat atau lambat jantung baru akan terbiasa. Sementara menunggu proses adaptasi jantung, sebaiknya jangan lakukan aktivitas berlebih. Tanyakan dokter Anda aktivitas macam apa yang masih boleh dilakukan, dan berapa lama.

Demikianlah dampak cangkok jantung dan tips menjaga kesehatan cangkok jantung Anda. Transplantasi bukan untuk menyembuhkan. Ia hanya mempertahankan kondisi yang fatal menjadi kondisi yang dapat ditangani medis. Tentu saja setelah jantung Anda diganti, Anda tidak boleh berlepas tangan. Anda tetap perlu menjaga kesehatan jantung Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Medis