Sponsors Link

7 Manfaat Coklat untuk Jantung dan Pembuluh Darah

Sponsors Link

Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Karena peran penting yang dimiliki oleh jantung, penyakit-penyakit yang mengancam jantung pun menjadi sesuatu yang mengancam nyawa dari seorang manusia. Penyakit tersebut termasuk jantung koroner dan juga stroke, dimana kedua penyakit kardiovaskular ini menjadi pembunuh nomor satu di berbagai negara termasuk Indonesia. Penyakit ini menyebabkan lebih dari 16,7 juta kematian di dunia pada tahun 2002. Penelitian menemukan bahwa gaya hidup yang salah, terutama pada makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari menjadi penyebab utama timbulnya kedua penyakit kardiovaskular tersebut. Asupan kalori yang terlalu banyak dan tergolong kedalam kategori lemak jahat merupakan faktor penyebab jantung koroner.

ads

Siapa yang tak tahu dengan yang namanya cokelat. Selama ini cokelat dikenal baik karena rasanya yang nikmat. Bahkan selain rasanya, cokelat juga dikenal karena memiliki segudang manfaat. Salah satunya manfaat untuk kesehatan. Setelah dilakukan penelitian lebih jauh, biji kokoa yang menghasilkan cokelat mengandung polifenol yang tinggi kadarnya.

Produk cokelat diidentifikasi mengandung lebih banyak polifenol dibandingkan dengan teh dan juga anggur. Perbedaannya mencapai 611 mg/sajian dan flavonoid 564 mg epicatechin/sajian2. Zat-zat aktif tersebut yang terdapat di dalam cokelat dapat melindungi anda dari penyakit kardiovaskular. Karena zat-zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan, anti peradangan, meningkatkan lemak baik (HDL), menurunkan tekanan darah, dan juga memperbaiki fungsi trombosit.

Bagi anda pecinta cokelat, anda patut merasa bahagia. Bagaimana tidak, selain karena rasanya enak ternyata sebuah penelitian menemukan bahwa cokelat memiliki manfaat terhadap kesehatan jantung. European Heart Journal merilis sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi coklat yang kaya akan flovonoid secara akut dapat meningkatkan fungsi vaskuler pada pasien gagal jantung.

Selain itu beberapa penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa cokelat dapat menurunkan tekanan darah dan juga menstabilkan detak jantung. Kaitannya dengan penyakit jantung, cokelat dapat mencegahnya melalui dua cara, yaitu:

  • Yang pertama adalah dengan cara memperbaiki kelenturan pembuluh nadi yang mengeras.
  • Yang kedua adalah menecegah penempelan darah putih pada bagian dalam pembuluh yang menyebabkan penyakit jantung.

Hasil ini ditemukan oleh beberapa ahli Belanda yang melakukan penelitian terhadap 44 pria paruh baya yang menderita obestitas (kelebihan berat badan). Pada ahli memberikan 70 gram cokelat hitam dan cokelat susu setiap hari selama 4 minggu kepada 44 pria tersebut. Redaktur FASEB Journal, Gerald Weissmann, yang menerbitkan penelitian ini mengatakan bahwa peneliti menemukan ada perbedaan antara flavonoid yang terkandung dalam cokelat hitam dan cokelat susu yang mengakibatkan subjek penelitian lebih menyukai cokelat hitam. Selain lebih disukai, cokelat hitam juga ditemukan mempunyai manfaat yang lebih dibandingkan coklat susu terhadap jantung.

Manfaat Coklat untuk Jantung

Bagi anda pencinta cokelat tak perlu merasa bersalah saat anda sering makan cokelat, berikut telah dirangkum beberapa alasan tentang manfaat coklat untuk jantung:

1. Meningkatkan jumlah pembuluh darah

Alasan yang pertama adalah karena cokelat dapat meningkatkan jumlah pembuluh darah. Biji kakao yang merupakan bahan dasar dari pembuatan cokelat kaya akan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sepotong cokelat yang anda konsumsi setiap hari akan membantu penambahan jumlah pembuluh darah dan juga menjadikan perederannya menjadi lebih lancar sehingga terhindar dari penyumbatan.

2. Meningkatkan sirkulasi darah

Alasan yang kedua adalah karena cokelat dapat meningkatkan sirkulasi darah. Cokelat mengandung zat flavonoid yang cukup tinggi. Dimana fungsi dari zat ini adalah untuk mencegah penyumbatan arteri dikarenakan lemak yang menempel dan akhirnya menjadi plak penyumbat.

3. Menstabilkan detak jantung

Alasan yang berikutnya adalah bahwa cokelat dapat membantu kestabilan detak jantung normal. Cokelat secara signifikan dapat menurunkan hipertensi yang akan mempengaruhi kerja detak jantung untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh anda.

Sponsors Link

4. Menurunkan resiko stroke

Alasan yang selanjutnya adalah bahwa cokelat dapat mengurangi resiko stroke. Penelitian terbaru menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi cokelat hitam sekitar 63 gram per minggu memiliki resiko lebih rendah terserang penyakit stroke dibandingkan dengan orang yang kurang makan cokelat hitam atau orang yang sama sekali tidak makan cokelat hitam. Kebanyakan ahli menyarankan untuk mengkonsumsi jenis cokelat hitam untuk mencegah penyakit stroke.

5. Melawan kolesterol jahat (LDL) penyebab penyakit

Alasan yang berikutnya adalah karena cokelat dapat melawan kolesterol jahat (LDL). Bagi anda penderita kelebihan kolesterol atau kolesterol tinggi, pengkonsumsian cokelat hitam dapat membantu anda untuk menurunkan kadar LDL dalam tubuh anda. Ketika LDL dalam tubuh nada turun, secara otomatis jantung anda akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit jantung berbahaya.

Sponsors Link

6. Cokelat menghilangkan stres

Alasan yang terakhir adalah bahwa cokelat dapat menghilangkan stres. Pernyataan ini pun sudah terkenal di dalam kalangan masyarakat sejak lama. Dimana mengkonsumsi cokelat dihubungkan dengan perbaikan mood anda menjadi lebih baik. Stres yang merupakan salah satu pembunuh manusia juga dapat disembuhkan dengan cokelat. Sifat-sifat zat dalam cokelat seperti kortisol dan epinefrin akan menghilangkan hormon stres dalam tubuh anda.

7. Mencegah penyakit berbahaya

Alasan yang selanjutnya adalah karena cokelat dapat mencegah penyakit berbahaya. Penyakit-penyakit berbahaya yang mengancam jantung seperti penyakit jantung koroner dan juga penyakit katup jantung dapat dikurangi resikonya dengan mengkonsumsi cokelat.

Itulah beberapa manfaat coklat untuk jantung beserta dengan alasannya. Untuk mendapatkan khasiat dari cokelat, sebaiknya nada memilih jenis cokelat hitam untuk dikonsumsi. Selain itu anda juga harus tetap menjaga batas banyaknya cokelat yang anda konsumsi. Salah-salah anda malah memunculkan penyakit lain karena terlalu berlebihan saat mengkonsumsi cokelat.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan