Sponsors Link

12 Macam Buah untuk Mencegah Penyakit Jantung

Sponsors Link

Mencegah penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lain merupakan pilihan tepat yang akan membawa banyak manfaat di sepanjang kehidupan. Kurang berolahraga, kurangnya asupan nutrisi pada makanan, dan kebiasaan tidak sehat lainnya akan mengarahkan kita pada penyakit jantung. Terdapat berbagai buah untuk mencegah penyakit jantung seperti beri, melon, pepaya, jeruk, dan lainnya. Namun, hal ini juga harus didukung dengan gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga, berhenti merokok karena bahaya rokok bagi jantung dapat  menyebabkan kerusakan jantung dan lainnya.

ads

Berikut ini ada 12 macam buah untuk mencegah penyakit jantung :

1. Beri

Tidak hanya blueberry, namun strawberry dan berbagai jenis beri lainnya merupakan suplemen jantung terbaik. Berdasarkan hasil studi pada tahun 2013, wanita yang berusia 25 – 42 tahun yang mengonsumsi lebih banyak beri-berian dalam seminggu, akan menurunkan risiko serangan jantung sebesar 32%. Hal ini disebabkan kandungan antosianin dan flavonoid yang menurunkan tekanan darah. Serta membantu dilatasi pembuluh darah. Beri juga mengandung banyak fitonutrien dan serat yang baik untuk jantung. Selain itu, beri juga dapat dinikmati dalam bentuk sereal atau yoghurt.

2. Jeruk

Buah jeruk dikenal memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, yang berperan dalam risiko serangan jantung yang lebih rendah. Hati-hati dengan jus jeruk yang telah ditambahkan gula. Hati-hati pula terhadap jeruk bali yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat penurun kolesterol, seperti statin. Selain itu, jeruk mengandung antioksidan yang dikenal sebagai hesperidin dan dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah serta menurunkan risiko penyakit jantung.

Hersperidin atau yang dikenal sebagai flavonoid dapat meningkatkan kesehatan sel pembentuk pembuluh darah. Cara sel ini bekerja sama seperti fungsi endotelial, yaitu mencegah perkembangan plak penyumbat pembuluh darah dan menurunkan faktor risiko serangan jantung dan stroke. Berdasarkan studi tahun 2012, wanita yang mengkonsumsi flavonoid yang terkandung pada buah jeruk dan jeruk bali memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena stroke iskemik.

Dan sebesar 19% yang disebabkan oleh bekuan darah, daripada yang tidak mengkonsumsi senyawa dalam jeruk ini. Senyawa flavonoid dikenal mencegah oksidasi kolesterol. Kolesterol yang teroksidasi akan menempel pada dinding arteri dan membentuk suatu plak. Plak dapat berkembang menjadi besar sehingga memblok aliran darah pada pembuluh darah kecil dan mengakibatkan serangan jantung atau stroke.

3. Tomat

Tingkat konsumsi tomat di USA telah meningkat sejak diketahui hal ini merupakan bagi penting guna menjaga kesehatan jantung. Seperti kentang, tomat memiliki kandungan kalium yang tinggi dan sangat berguna bagi jantung. Selain itu, tomat merupakan sumber antioksidan (likopen) yang baik.

Likopen adalah karotenoid yang dapat membantu membuang kolesterol jahat, menjaga pembuluh darah tetap terbuka, dan menurunkan risiko serangan jantung. Karena tomat memiliki kalori dan gula yang rendah, tomat termasuk kedalam kategori makanan sehat. Tomat baik untuk tubuh dalam berbagai aspek.

4. Alpukat

Alpukat termasuk buah yang lembut dan enak yang dikenal memberikan asupan lemak yang baik pada tubuh dan jantung. Seperti minyak zaitun, alpukat kaya akan lemak yang tidak tersaturasi yang membantu menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol. Alpkukat kaya antioksidan dan kalium yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Alpukat juga dapat dimakan langsung atau diblender menjadi guacamole.

5. Delima

Delima mengandung berbagai antioksidan, termasuk polifenol dan antiosianin yang meningkatkan fungsi jantung, dimana membantu menghindari terjadinya pengerasan pembuluh darah. Berdasarkan studi pada pasien penderita gangguan jantung, ditemukan bahwa asupan harian jus delima selama 3 bulan menunjukkan perbaikan pada aliran darah menuju jantung.

6. Apel

Mengonsumsi satu atau dua buah apel setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Manfaat apel untuk jantung adalah menurunkan kadar kolesterol dan dua penanda lain yang berkaitan dengan plak dan inflamasi pada dinding arteri. Apel terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Kadar lipid hidroperoksida, biokimia yang terlibat dalam pembentukan plak penyumbat jantung dan C-reactive protein (suatu penanda inflamasi) dapat dikurangi hingga sepertiga.

Selain itu, apel kaya akan pektin, serat yang larut dan memblok absorpsi kolesterol pada saluran cerna dan mendorong penggunaan kolesterol oleh tubuh, dibandingkan untuk sebagai cadangan lemak (bahaya lemak di jantung adalah kemungkinan terjadinya penyakit jantung koroner). Kulit apel dipercaya kaya akan kandungan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan selular akibat radikal bebas.

7. Prem

Buah prem kaya akan serat yang dapat mengabsorsi kolesterol jahat atau LDL. Buah prem juga mengandung kandungan zat besi yang tinggi dan membantu melindungi tubuh dari kanker kolon.


8. Anggur

Anggur yang mengandung polifenol dipercaya berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Polifenol yang terkandung dalam anggur dipercaya dapat menurunkan risiko arterosklerosis melalui sejumlah mekanisme, yaitu inhibisi oksidasi LDL dan efek lain pada reaksi redoks selular

  • Peningkatan fungsi endotelial,
  • Penurunan tekanan darah,
  • Inhibisi agregasi platelet,
  • Penurunan kejadian inflamasi,
  • Aktivasi protein yang mencegah penuaan sel, seperti sirtuin.

Kandungan polifenol pada anggur juga terbilang beragam meliputi flavonoid, asam fenolat, dan resveratrol.

9. Pisang

Pisang merupakan buah yang kaya akan kalium. Pisang juga diketahui dapat menurunkan risiko kalsifikasi vaskular dan kekakuan aorta, atau yang dikenal sebagai pengerasan pembuluh darah. Dimana merupakan penyebab penyakit jantung. Kalium ini merupakan asupan mineral yang dibutuhkan tubuh dan memainkan peran penting dalam mengontrol tekanan darah di dalam tubuh.

Hal ini berlawanan dengan fungsi natrium. Kalium juga membantu pertumbuhan otot secara normal, serta berfungsi untuk kesehatan sistem saraaf dan fungsi otak. Kalium dipercaya dapat melindungi pembuluh darah dari kerusakan dan penebalan secara berlebihan.

10. Melon

Konsumsi harian melon yang kaya antioksidan dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah pengerasan pembuluh darah. Hal ini terkait dengan penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL. Melon dapat melawan stres oksidatif dan aterosklerosis. Kandungan melon ini dapat mengaktivasi produksi antioksidan, seperti katalase dan glutation peroksidase. Berdasarkan studi, produksi anion superoksida pada jantung berkurang hingga mencapai 45 – 67% setelah konsumsi melon.

11. Pepaya

Kandungan serat, kalium, dan vitamin pada pepaya akan membantu menjauhkan jantung dari berbagai penyakit yang mungkin mendera. Peningkatan asupan kalium bersamaan dengan penurunan natrium merupakan perubahan diet yang sangat penting dan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

12. Kiwi

Kiwi dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kadar trigliserida dan menurunkan hiperaktivitas platelet, yang berperan penting dalam perkembangan dan stabilitas plak vaskular aterosklerosis. Kiwi dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan membatasi pembentukan bekuan darah. Adapun vitamin C dan E pada kiwi yang dikombinasikan dengan polifenol dan magnesium, kalium, vitamin B, serta tembaga dapat melindungi sistem kardiovaskular.

Berbagai buah untuk mencegah penyakit jantung ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Perbanyak konsumsi buah dan selalu terapkan gaya hidup jantung sehat dalam rangka menjaga kesehatan jantung.

Sponsors Link
, , , , , ,



Oleh :
Kategori : Makanan