Sponsors Link

4 Tanda dan Gejala Gagal Jantung Kongestif Wajib Diketahui!

Sponsors Link

Penyakit jantung. Siapa sih yang tidak ngeri atau seram ketika mendengar tentang penyakit yang satu ini? Yup, penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang menjadi momok bagi masyarakat Indonesia karena hingga saat ini masih menjadi penyebab kematian terbesar selain penyakit kolesterol, stroke, ataupun darah tinggi. Penyakit jantung ini juga tidak memandang bulu penderitanya alias bisa menyerang siapa saja, contohnya saja anak-anak bahkan yang masih balita bisa mengalami jantung bocor, kita yang berusia paruh baya bisa mengalami aritmia jantung, ataupun kita yang sudah memasuki tahap akhir bisa mengalami serangan jantung sewaktu-waktu. Penyakit yang cukup menyeramkan bukan?

ads

Mengetahui gejala dari penyakit merupakan hal yang sangat penting sehingga penanganan yang akan diberikan tidak terlambat alias mencegah penyakit ini menjadi lebih parah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Hal ini juga berlaku pada penyakit jantung, di mana ada baiknya dan bahkan SEBAIK-nya kita mengetahui hal ini dari awal sehingga penyakit jantung kita tidak semakin parah bahkan hingga menjadi penyakit jantung kronis. Seperti yang kita tahu, penyakit jantung sendiri bermacam-macam seperti penyakit jantung koroner ataupun jantung lemah. Satu hal yang harus kita tahu setelah didiagnosa mengalami penyakit jantung ini adalah memastikan betul jenis penyakit jantung apa yang kita alami sehingga penanganan yang akan kita berikan pun tepat.

Nah pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satu jenis penyakit jantung – yaitu gagal jantung kongestif. Memang apa sih yang dimaksud dengan gagal jantung kongestif ini? Apa bedanya penyakit jantung yang satu ini dengan penyakit jantung lainnya? Gagal jantung kongestif sendiri merupakan keadaan di mana jantung tidak mampu atau tidak bisa berfungsi secara maksimal dalam memompa darah ke organ tubuh lainnya dan hal ini menyebabkan darah menumpuk dalam jantung yang berarti hal ini akan menyumbang suatu organ atau jaringan tertentu. Seperti yang kita tahu, apabila terjadi penumpukan darah maka kita akan mengalami sesak nafas dan dada kita akan terasa sakit kapan pun itu. Apabila hal ini terjadi terus-terusan, jantung kita akan mengalami kerusakan alias gagal jantung dan tentu saja hal ini dapat berujung pada kematian. Tentu saja kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?

Apakah gagal jantung kongestif ini merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang sering dialami oleh orang-orang? Yup, jenis penyakit jantung yang satu ini merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang akan sering kita temui pada masyarakat, mulai dari mereka yang masih berusia muda hingga mereka yang sudah berusia tua. Namun, gagal jantung kongestif ini sering kali dialami oleh kita yang sudah memasuki tahap dewasa akhir alias sudah menjadi orang tua karena kita cenderung berisiko mengalami permasalahan dengan katup jantung ataupun otot jantung. Seperti yang kita tahu, apabila kita sudah memasuki tahap dewasa akhir ini maka tubuh akan lebih ringkih alias lebih rapuh dan penyakit cenderung akan bertambah parah dalam waktu yang singkat – sehingga sangat penting untuk kita mengetahui gejala dan tanda dari penyakit jantung kongestif. Memangnya apa saja sih ciri dari penyakit jantung yang satu ini? Nah daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan yang satu ini!

1. Bagian tubuh tertentu yang mengalami pembengkakan

Gejala yang satu ini merupakan gejla umum bagi kita yang mengalami penyakit jantung, tak terkecuali bagi kita yang mengalami gagal jantung kongestif. Pembengkakan atau yang biasa kita kenal dengan edema ini biasanya terjadi pada bagian kaki, pergelanan kaki, tungkai bawah ataupun pergelangan kaki. Namun sering kali pembengkakan ini tampak jelas pada bagian pergelangan kaki ataupun tungkai bawah. Apabila penananan penyakit ini terlambat maka pembengkakan akan menjadi semakin parah dari waktu ke waktu dan pembengkakan ini bisa saja menyebar hingga bagian pinggul, dinding perut, skrotum, atau bahkan hingga rongga perut.

2. Berat badan yang justru meningkat

 Tidak seperti gejala penyakit jantung lainnya, orang yang mengalami jenis penyakit jantung yang satu ini akan mengalami kenaikan berat badan secara drastis dan hal ini disebabkan oleh adanya retensi cairan pada tubuh kita. Kenaikan berat badan ini biasanya akan disertai dengan mengalami sesak nafas setiap waktu meskipun kita tidak melalukan aktivitas yang berat ataupun kelelahan.

3. Mengalami keterbatasan aktivitas fisik

Seperti yang kita tahu, kita yang mengalami penyakit jantung cenderung cepat mengalami kelelahan dan hal ini berarti kita tidak bisa beraktivitas sebanyak orang normal  alias orang sehat pada umumnya. Hal ini tak terkecuali pada kita yang mengalami gagal jantung kongestif, di mana kita cenderung tidak bisa berolahraga jalan cepat atau bahkan lari dan hal ini disebabkan karena tubuh kita membutuhkan oksigen dan berbagai nutrisi lainnya yang lebih banyak daripada orang lain – dan tentu saja karena kinerja jantung kita yang tidak normal. Apabila kita mencoba untuk beraktivitas normal seperti layaknya orang lain, hal ini cenderung akan berujung pada kita yang mengalami sesak nafas dan rasa letih yang berlebih bahkan bisa berujung pada pingsan.

4. Mengalami sesak nafas

Gejala penyakit jantung kongestif yang terakhir adalah mengalami sesak nafas, dan hal ini merupakan salah satu ciri utama bagi kita yang mengalami penyakit jantung. Bagi kita yang mengalami penyakit jantung kongestif, sesak nafas sering kali terjadi atau muncul ketika kita beraktivitas fisik biasa alias tidak melakukan aktivitas yang berat, seperti kita sedang membersihkan rumah dan sesak nafas akan berangsur membaik apabila kita mengistirahatkan tubuh kita. Ketika penanganan gagal jantung kongestif ini terlambat maka sesak nafas yang terjadi akan semakin buruk, dan hal ini terlihat pada kita yang juga akan mengalami sesak nafas pada saat tidak melakukan aktivitas apapun alias sedang beristirahat. Ketika hal ini terjadi, satu hal yang bisa kita lakukan untuk meredakan sesak nafas ini adalah untuk berusaha duduk ataupun berdiri ataupun dengan tidur dengan beralaskan beberapa bantal yang ditumpuk tinggi agar posisi tidur menjadi lebih nyaman dan relaks.

Sponsors Link

Nah bagaimana? Pastinya sudah tahu dan paham dong apa saja gejala dan tanda gagal jantung kongestif ini dengan jenis penyakit jantung lainnya? Dengan memahami gejala penyakit ini pastinya kita tidak akan keliru membedakannya dengan jenis penyakit jantung lainnya dan hal ini berarti meminimalisir terlambatnya penanganan gagal jantung kongestif ini. Satu hal yang perlu kita ingat adalah untuk tetap melakukan pola hidup yang sehat, seperti melakukan olahraga ringan untuk kesehatan jantung serta mengonsumsi makanan yang menguatkan jantung . So, tunggu apalagi untuk memperhatikan kesehatan kita lebih dari sebelumnya! Yuk lebih sayangi diri kita dari sekarang!

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Medis