Sponsors Link

Penyebab dan Cara Mengatasi Susah Tidur Penderita Jantung

Sponsors Link

Penderita penyakit jantung dapat mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Penyakit jantung yang dimaksud dapat berupa penyakit jantung koroner, gagal jantung kongestif, aritmia jantung dan berbagai jenis-jenis penyakit jantung lainnya. Seseorang yang divonis menderita penyakit jantung akan mengalami kecemasan dalam dirinya mengenai kondisi tubuhnya yang dapat berujung pada stres psikis dan insomnia. Kecemasan ini dapat berujung pada susah tidur. Susah tidur yang dimaksudkan disini dapat berupa sulit memulai tidur ataupun sulit mempertahankan waktu tidur. Penderita jantung yang sulit mempertahankan waktu tidur akan mudah terbangun di malam hari dan kesulitan untuk tidur kembali.

ads

Penyebab Penderita Jantung Susah Tidur

Menurut penelitian, beberapa kondisi tersebut di bawah ini dapat mempengaruhi kualitas tidur penderita penyakit jantung :

1. Pola hidup yang buruk

Kebiasaan minum kopi dan merokok dapat menyebabkan gangguan tidur. Kandungan kafein dalam kopi dan nikotin dalam rokok dapat menyempitkan pembuluh darah dan mengaktifkan sistem kardiovaskular sehingga seseorang akan terjaga. Kafein dan nikotin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah jantung, meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi sehingga penderita jantung akan terjaga.

2. Kecemasan

Sebagian besar penderita jantung mengalami kecemasan mengenai kondisi tubuhnya. Kecemasan semakin meningkat apabila penderita jantung harus dirawat inap di rumah sakit. Penderita sering kali harus dirawat inap jika memerlukan tindakan kateterisasi jantung, operasi katup jantung ini dapat mempengaruhi kualitas tidur penderita jantung.

Stres atau kecemasan yang dialami penderita penyakit jantung akan merangsang sistem saraf simpatis dan tubuh akan mengeluarkan zat kimia yang disebut katekolamin, glukagon dan hormon kortisol-steroid yang akan berpengaruh pada sistem saraf pusat. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya rasa gelisah, nafas cepat, peningkatan tekanan darah dan ketegangan otot. Kondisi ini akan mengaktifkan sistem RAS (Reticular Activating System) yang membuat seseorang terjaga, meningkatkan sleep latency dan menurunkan efisiensi tidur yang meliputi peningkatan frekuensi bangun di malam hari.

3. Tingkat keparahan penyakit

Ketika penderita jantung sampai pada tahap terminal yaitu gagal jantung, penderita jantung akan menderita karena harus bolak-balik melakukan perawatan di rumah sakit, tubuh menjadi bengkak, sesak napas dan sulit tidur saat malam hari karena sesak napas yang dirasa serta terjadi pembengkakan pada hati dan limpa. Semakin parah derajat penyakit jantung yang diderita maka kualitas tidur penderita jantung juga akan semakin terganggu.

Cara Mengatasi Susah Tidur Penderita Jantung

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan para penderita jantung untuk mengatasi susah tidur yang dialaminya :

1. Memperbaiki pola hidup yang buruk

Cobalah untuk berhenti merokok dan minum minuman tinggi kadar kafein, seperti kopi dan teh. Hindari makan makanan berlemak yang menyebabkan penumpukan lemak jahat dalam tubuh antara lain gorengan, makanan bersantan, junk food, jerohan. Tingkatkan asupan makanan tinggi serat dan lemak baik, sayur, buah seperti alpukat dan kacang-kacangan. Gunakan minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari untuk mengolah makanan. Minumlah cukup air putih minimal 2 Liter per hari. Lakukan pula olah raga ringan yang rutin, minimal 2-3  kali dalam seminggu dengan durasi kurang lebih 30 menit. Olah raga yang dilakukan dapat berupa jalan kaki, jogging atau bersepeda santai.

2. Merilekskan pikiran

Cobalah untuk merilekskan pikiran dengan melakukan kegiatan favorit, seperti merawat bunga, membaca buku atau sekedar bercengkerama dengan teman atau keluarga dekat. Cara lain adalah dengan saling berbagi dengan sesama penderita jantung melalui forum komunikasi. Ini dapat menjadi suatu wadah untuk saling menyemangati, tidak berputus asa dan menghilangkan kecemasan antar sesama penderita penyakit jantung.

Sponsors Link

3. Rutin kontrol kondisi jantung

Penderita jantung baik yang hanya memerlukan pengobatan rawat jalan ataupun yang telah melakukan prosedur operasi jantung harus melakukan kontrol rutin kondisi jantungnya. Kontrol rutin tergantung pada keputusan dokter spesialis jantung yang menangani. Bagi penderita jantung yang telah melakukan pasang ring jantung, maka diwajibkan untuk mengkonsumsi obat pengencer darah seumur hidupnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terbentuknya bekuan darah pada ring yang dipasang untuk membuka pembuluh darah jantung yang tersumbat.

Ring jantung ini akan dianggap benda asing oleh tubuh dan tubuh akan bereaksi dengan membentuk bekuan darah di sekitar ring jantung yang akan menyempitkan aliran darah pada pembuluh darah yang dipasang ring tersebut. Untuk mencegah hal tersebut maka penderita jantung diwajibkan untuk selalu rutin mengkonsumsi obat pengencer darah.

Penderita jantung juga harus memberitahukan kepada tenaga kesehatan apabila ingin melakukan prosedur tindakan kesehatan seperti misalnya penyuntikan obat atau pengambilan darah bahwa penderita sedang mengkonsumsi obat pengencer darah. Kontrol rutin juga meliputi pemantauan kadar lemak darah (kolesterol dan trigliserida) serta kadar gula darah sebagai salah satu faktor penyebab jantung koroner, pengukuran tekanan darah dan memonitor fungsi pompa jantung melalui pemeriksaan rekam jantung atau elektrokardiografi.

Demikian penjelasan mengatasi susah tidur penderita jantung. Untuk kondisi yang lebih parah, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup